Sinopsis Film Matilda (1996)






Sinopsis Matilda (1996)
Oleh : Munadia Tsaqila
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


Film Matilda disutradari oleh Denny Devito dan naskah film ini ditulis oleh Nicolas Kazan. Film Matilda adalah sebuah film bergenre drama yang dirilis pada tahun 1996.
Film ini diangkat dari sebuah novel berjudul sama yaitu Matilda karya Roald Dahl. walaupun film ini diproduksi tahun 1996, tapi ceritanya berbeda dari yang lain. Jarang sekali ada film seperti itu di zaman sekarang karena sosok anak bernama Matilda yang menjadi tokoh utama dalam cerita ini.
Matilda adalah seorang anak jenius yang diadopsi oleh keluarga yang memilki sifat bodoh. Kedua orang tuanya sering lupa bahwa mereka memiliki seorang anak bayi. Hal inilah yang membuatnya belajar merawat dirinya sendiri sejak umur yang masih sangat muda.
Pada saat usianya sudah cukup umur untuk bersekolah Matilda memberanikan diri untuk mengatakan pada ayahnya bahwa dia ingin bersekolah. Matilda, mereka tidak percaya dan masih menganggapnya seperti anak kecil dan tidak tahu apa-apa. Dan akhirnya pada saat itu Matilda diam-diam pergi ke perpustakaan sendiri. Saat diperpustakaan dia menemui penjaga perpustakaan dan matilda bertanya dimana tempat buku terbaik, penjaganya “ disanalah tempat buku anak anak” dan matilda pun pergi kesana dia membaca banyak sekali buku anak-anak hingga dia tertawa sendiri dan setelah membaca banyak buku Matilda pun bosan dan berpindah buku pada buku yang berpendidikan atau berilmu contohnya dia membaca buku matematika dari awal hingga akhir dan akhirnya dia bisa menghitung diluar kepala itu dibuktikan saat ayahnya meminta bantuan pada kakaknya Matilda (michael) untuk menghitung jumlah keuntungan bisnis jual beli mobilnya tersebut, baru saja michael menulis sudah dipotong dengan jawaban Matilda tapi ayahnya tidak percaya dan membuktikan dengan alat bantu ternyata jawabannya benar itu membuat sang ayah berfikir bahwa Matilda mencuri surat hitungan ayahnya .
 Matilda pergi ke perpustakaan setiap hari itu membuat penjaga perpustakaan keheranan mengapa anak kecil itu sangat menyukai buku ,hingga penjaga buku itu mengizinkan buku-buku itu dibawa pulang oleh Matilda ,dan Matilda membawa banyak buku dan dimasukan pada gerobak merah .dia pun membaca saat malam dan malam itu adalah waktu keluarganya untuk menonton tv dan Matilda pun berkumpul di ruang keluarganya itu dan malam ini dia membawa buku buku yang sudah dia bawa di perpustakaan ,disaat keluarganya sibuk menonton tv ayahnya menengok ke arah Matilda dia melihat keanehan pada anak bayinya itu mengapa tidak menonton tv , ayahnya pun bertanya “apakah kamu keluarga kami?” itu kata-kata yang sangat tak pantas dilontarkan oleh seorang ayah, ayahnya pun memegang kepala Matilda dan mengarahkan kepalanya ke tv ,itu membuatnya sangat terganggu hingga Matilda mengeluarkan kekuatan telekinesisnya pada tv itu hingga tv itu meledak ,Matilda pergi ke kamarnya ayahnya mengikutinya dan ayahnya terkejut saat melihat kamar Matilda penuh buku buku aneh dan bodoh,ayahnya pun menyobek buku Matilda padahal buku itu bukan miliknya, Matilda pun menangis tersedu-sedu tapi itu membuat Matilda sadar bahwa hal hal bahagia hanya ada dalam buku saja tapi tidak dalam dunia nyata. Dari situ keluarganya menyekolahkan dia di Crunchem Hall karena anaknya melakukan hal bodoh yaitu membaca buku. Matilda pun sangat senang tapi gambarannya mengenai sekolah yang selama ini diidamkannya pun sangat jauh berbeda dengan kenyataan. 
Saat disekolah, para murid berkumpul di lapangan dan bersenang senang disana tapi kesenangan itu hilang saat Miss Agatha datang membuka pintu sekolah semua murid berdiri tegap dan sangat rapih membuat Matilda heran dan dia pergi kebelakang terdapat benteng bercelah dia bersembunyi disitu dan bertemu teman baru bernama Lavender mereka pun keluar dari celah benteng itu karena ada murid lain-nya mengajak untuk berbaris karena katanya berbaris lebih baik dari pada bersembunyi karena kepala sekolah akan datang menghampiri, Miss Agatha Trunchbull  itulah nama kepala sekolah Matilda yang sangat kejam pada anak-anak dia tidak suka segala bentuk yang berwarna itu membuat dirinya terlihat suram dan gelap . Miss Agatha itu sangat dikenal sebagai sosok yang jahat, kasar dan suka bertindak sewenang-wenang terhadap murid-muridnya. Sehingga tidak heran apabila Agatha Trunchbull menjadi sosok yang paling ditakuti sekaligus paling dihindari di sekolah tersebut. Dengan mata kepalanya sendiri, Matilda melihat bagaimana teman-temannya diperlakukan secara kasar oleh Miss Agatha dan katanya apabila siswa sudah sangat nakal akan dimasukan pada hukuman terberat yaitu penjara chokey, situ adalah neraka bagi para siswa.
Untungnya ada guru yang baik hati pada anak - anak dan teman-temannya yaitu Lavender ,Bruce ,Amanda Gurunya inilah, Miss Honey yang menyadari bahwa Matilda adalah anak jenius. Matilda pernah berada pada suatu kondisi yang buruk. Untungnya dia segera menyadari bahwa ia memiliki kekuatan. Matilda pun belajar mengontrol kekuatannya untuk memperbaiki situasi yang ada. Hingga kemudian dengan kekuatan telekinesisnya yang dimiliki oleh Matilda, kemudian mulai membantu teman-temannya yang teraniaya oleh miss Trunchbull. Yang artinya secara diam-diam, Matilda berusaha untuk melawan Miss Agatha Trunchbull. dan Miss Agatha pun pergi dan tidak ada kabar lagi hingga Miss Honey menjadi kepala sekolah di Crunchem hall menambahkan jurusan karena murid-murid tak mau meninggalkan sekolah dan Matilda pun membuat surat hak asuh anak untuk ditandatangi oleh kedua orangtuanya dan pada saat Matilda memberikan surat itu kedua orangtuanya melihat ekspresinya begitu tidak meyakinkan tetapi ternyata keluarganya menyetujuinya ,hingga Matilda kegirangan dari situ Matilda menemukan kehidupan luar biasa bahwa kehidupan bisa menjadi sangat menyenangkan seperti di dalam dongeng yang selama ini dia baca, Matilda memang menginginkan itu ,karena dia pantas mendapatkan hal itu ,dan itulah Matilda si anak jenius

Postingan Populer